21 Juli 2009

Demam Berdarah

Oleh: Arda Dinata

Demam berdarah dengue (DBD), merupakan penyakit yang masih sering terjadi di sana-sini. Hal ini dikarenakan nyamuk penular dan virus penyebab penyakit ini terdapat di sekitar kita.

DI Indonesia, DBD pertama kali dicurigai di Surabaya (1968), tetapi konfirmasi analisisnya baru diperoleh tahun 1970. Untuk Jakarta, kasus pertama dilaporkan tahun 1969. Kemudian DBD berturut-turut dilaporkan di Bandung dan Yogyakarta (1972), Sumatera Barat, Lampung, Riau, Sulawesi Utara, dan Bali. Saat ini, DBD sudah endemis dibanyak kota, bahkan sejak tahun 1975 penyakit ini telah berjangkit di daerah pedesaan. Selanjutnya, sejak 1994, seluruh provinsi di Indonesia telah melaporkan adanya kasus DBD dan tahun 1996 polanya telah bergeser dari usia anak-anak ke usia dewasa juga.

Kematian penderita DBD diakibatkan penderita tidak segera mendapat pertolongan. Oleh karena itu, jalan terbaik untuk menghindarkan penyakit ini adalah dengan melaksanakan usaha pencegahan yang ditekankan pada usaha kebersihan lingkungan dan bila ada tanda terkena DBD cepat-cepat ditolong.

Tanda-tanda orang yang terkena demam berdarah, biasanya mengalami demam tinggi 2-7 hari, bintik-bintik merah di kulit bagian lengan dan tungkai, mimisan, perdarahan gusi, muntah darah, mengalami gelisah disertai keringat dingin. Bila tanda itu terus berlanjut dapat menimbulkan kematian.

Sesudah masa inkubasi selama 3-15 hari, orang yang tertular DBD dapat mengalami salah satu dari 4 bentuk kondisi berikut ini. Pertama, bentuk abortif, yaitu penderita tidak merasakan suatu gejala apapun. Kedua, dengue klasik, yaitu penderita mengalami demam tinggi selama 4-7 hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit. Ketiga, dengue haemorrhagic fever (demam dengue/DBD), yaitu gejalanya sama dengan dengue klasik, namun ditambah dengan perdarahan dari hidung, mulut, dubur, dan lainnya. Keempat, dengue syok sindrom (DSS), yaitu gejala sama dengan DBD dan ditambah dengan syok/presyok. Pada bentuk ini, sering kali terjadi kematian.

* *

TANDA umum nyamuk Aedes aegypti, sebagai vektor DBD yang dominan di Indonesia adalah badan dan kakinya berbintik hitam putih, hidup di dalam rumah dan sekitarnya, menggigit pada siang hari, bertelur di genangan air jernih, hidup di tempat yang agak gelap, lembab, dan kurang sinar matahari.

Sementara itu, cara penularan demam berdarah, berawal dari adanya orang sakit demam berdarah, kemudian digigit nyamuk (Ae. aegypti), sehingga bibit penyakit (virus) yang ada pada penderita masuk ke dalam tubuh nyamuk. Selanjutnya, apabila nyamuk tersebut menggigit orang sehat, maka orang itu akan tertulari virus dan terkena demam berdarah.

Pertolongan sementara bagi penderita demam berdarah di rumah adalah diberi minum sebanyak-banyaknya (jika penderita itu masih dapat minum) dengan air masak dibubuhi gula dan garam (larutan oralit), susu, air kelapa, air jeruk, dan atau air teh. Lalu, beri juga obat penurun panas.

Akhirnya, agar demam berdarah tidak terus terjadi dan menyebar, maka langkah terbaik adalah setiap kita harus berusaha membasmi sarang nyamuk penyebar virus dengue di rumah masing-masing. Tepatnya, pemberantasan DBD ini harus dititik beratkan pada pemberantas-an vektor penularnya (Ae. aegypti). Yakni dengan cara mencegah jentik nyamuk agar tidak menjadi dewasa. Caranya, lakukan 3 M, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala; menutup rapat-rapat tempat penampungan air; dan mengubur atau menyingkirkan barang bekas. Inilah yang perlu dilakukan dalam keseharain masyarakat Indonesia. Ayo...., kita bisa berantas DBD! [Arda Dinata].***

SELENGKAPNYA ISI MAJALAH INSIDE TERSEBUT:

SUDUT REDAKSI …….. 2
DAFTAR ISI …… 3
SURAT PEMBACA …… 4
CAKRAWALA …… 5
EDITORIAL …….. 6

FOKUS UTAMA:
Aedes aegypti, Vampir Mini yang Mematikan ...… 7
Stop! Jangan Lagi Jadi Peternak Ae. aegypti ….. 11
Mengenal Demam Dengue, DBD, dan SSD …. 18
DBD, Hidup Bersama di Rumah …. 23
Gaya Hidup Sehat Cegah DBD …. 27

HASIL PENELITIAN:
Perilaku Masyrakat dan Index Jentik Vektor Demam Berdarh Dengue di Kec. Pangandaran Kab. Ciamis Prop. Jawa Barat..... 30
Karakteristik Tempat Perkembangbiakan Larva Anopheles spp. di Tiga Puskesmas Kab. Ciamis Bagian Selatan..... 44

SPIRIT LOKA:
Menulis: Menemukan Siapa Kita? ….. 56
Mengagumi Masalah …. 58

ALTERNATIF:
Terserang DBD, Coba Aja Jus Jambu Biji …. 61
Mengenal Tanaman Pengusir Nyamuk Secara Langsung …. 64
Mengenal Bahan Insektisida Alami …. 68

PENDIDIKAN:
Trojan Horse, Anti Naymuk di Rumah …. 70
Pengenalan dan Penggolongan Kimia Insektisida …. 75
Sekilas Mengenai GPS …. 78
Mengapa Basis Data Geospatial Diperlukan …. 79

LAPORAN DAERAH:
Sekilas Potret Kasus DBD di Jawa Barat…… 82

PROFIL:
Loka Litbang P2B2 Ciamis:
Lembaga Penelitian Penyakit Bersumber Binatang di Jawa Barat dan Banten .... 86

DUNIA PUSTAKA:
Menanggulangi DBD dengan Manajemen Lingkungan …. 91

TAFAKUR:
Prestasi Hidup ….. 94

WISATA ILMIAH:
Foto-foto kegiatan Wisata Ilmiah Litbangkes ….. 95

Anda tertarik Majalah Inside (Versi PDF) tersebut, silahkan kirim Rp. 25 Ribu saja ke Bank BNI No. Rekening: 0118657077 atas nama Arda Dinata, lalu sms ke no. 081320476048.

20 Juli 2009

JALAN PINTAS MENJADI PENULIS SUKSES


Oleh: Arda Dinata

DUNIA tulis menulis tidak hanya milik kaum wartawan. Siapa pun, kalau mau berlatih, bisa juga jadi penulis. Masalahnya, kadang-kadang kita tidak menyadari potensi yang dimiliki. Melalui tulisan ini, penulis mencoba berbagi pengalaman dalam bidang tulis menulis kepada pembaca MIQRA INDONESIA.

Tujuan utama dalam tulis menulis, adalah dimengertinya setiap kalimat yang kita susun bagi para pembaca. Kalimatnya tepat, jelas, dan tidak membingungkan pembaca. Selain itu, tulis menulis bermaksud untuk mengungkapkan fakta, data, perasaan, sikap, isi hati dan pikiran secara efekif kepada pembaca.


Bagi calon penulis, setidaknya ada tiga tahap yang harus dilalui. Yakni teknik penulisan, muatan atau isi, dan kontinuitas menulis. Barangkali pembaca MIQRA INDONESIA telah menguasai teknik penulisan dan isinya, tetapi malas untuk menulis secara kontinyu. Tentu hasilnya akan tersendat-sendat dikala menuangkan ide ke dalam tulisan. Atau pembaca MIQRA INDONESIA telah memiliki simpanan data, fakta dan ilmu pengetahuan sebagai calon isi tulisan. Tetapi, belum mengetahui teknik penulisan dan tidak secara kontinyu menulis, maka dapat dipastikan lebih sering menghadapi kegagalan. Sebaliknya, teknik dan kontinyuitas telah pembaca MIQRA INDONESIA miliki, tetapi tidak pernah berusaha menambah wawasan dan isi tulisan tersebut. Sehingga tulisan terasa kering, tidak berkembang dan membosankan.


Berdasarkan pengalaman, tidak terlalu banyak syarat sebenarnya untuk memulai menulis. Awalanya, kita harus selalu mencoba menulis, menulis, dan menulis apa saja yang ada dalam pikiran serta banyak membaca. Kemudian hasil dari tulisan itu, kita kirim ke surat kabar tertentu. Tapi, tentunya sebelum tulisan tersebut kita kirimkan, terlebih dahulu kita perlu membaca ulang dan merevisinya beberapa kali. Barangkali, ada kata-kata yang kurang tepat atau rancu. Di sini yang perlu diperhatikan juga adalah masalah ‘selera’ redaksi surat kabar tersebut.


Bagi seorang penulis, buku, membaca dan menulis adalah sebagian dari hidupnya. Penulis tanpa buku, akan menghasilkan tulisan yang hambar dan tidak berbobot. Sehingga ada seorang penulis yang mengatakan bahwa “Berbobot atau tidaknya sebuah tulisan, adalah karena ditunjang oleh banyaknya buku yang pernah dibaca penulisnya.”


Dari aktivitas menulis tersebut, selain kita telah berdakwah lewat tulisan. Kita juga akan mendapatkan imbalan materi. Besarnya honorarium tergantung kebijaksanan redaksi surat kabar yang bersangkutan, berkisar antara Rp. 10.000 sampai 200.000 rupiah per tulisan (puisi, cerpen, artikel, resensi buku, dll), bahkan lebih. Cukup lumayan bukan?


Anda ingin menjadi PENULIS SUKSES, segera miliki ebook JALAN PINTAS MENJADI PENULIS SUKSES:


Ebook ini berisi kumpulan tulisan yang membahas tentang dunia tulis menulis yang berguna bagi Anda yang ingin jadi PENULIS SUKSES. Anda berminat silahkan kirim Rp. 25 Ribu saja ke Bank BNI No. Rekening: 0118657077 atas nama Arda Dinata, lalu sms ke no. 081320476048.


Daftar Isi:
Prolog:
Berprestasi Melalui Tulisan

Bagian Pertama:
Menulis Buku yang Laris

Bagian Kedua:
Kiat-Kiat Menulis Renungan

Bagian Ketiga:
Jalan Pintas Menulis Artikel…[dan Dimuat]

Bagian Keempat:
Macam-Macam Lead

Bagian Kelima:
Memakai Waktu Untuk Lebih Produktif Menulis

Bagian Keenam:
Teknik Penulisan Feature

Epilog:
Sukses Menjadi Penulis Artikel


Ebook ini berisi kumpulan tulisan yang membahas tentang dunia tulis menulis yang berguna bagi Anda yang ingin jadi PENULIS SUKSES. Anda berminat silahkan kirim Rp. 25 Ribu saja ke Bank BNI No. Rekening: 0118657077 atas nama Arda Dinata, lalu sms ke no. 081320476048.


BLOG IS MY SALESMAN ARDA DINATA:
ARDA BLOGGING SUCCESS:
| Arda News Success | Blogging Success | Wisdom Business | Quantum Writers | Inspiring Intelligence | Mosquito & Public Health | Getting Rich | Writers Success | Sprituality Health | Farmakologi | Sanitary | Physiology | House Keeping | Pollution News | Photografy|


| ARDA EKLIPING INDONESIA | Cara Menjadi Kaya | Dunia Kesehatan Spritual | Dunia Pustaka dan Referensi | Dunia Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang | Dunia Kesehatan Lingkungan | ALIFIA E-Clipping and Reviewing | Reuse News Indonesia | ARDA Reseller News | Rahasia Penulis Sukses | Reseller News Indonesia |

MENU ARDA EKLIPING INDONESIA:
| BERANDA KLIPING | KLIP IPTEK | KLIP PSIKOLOGI | KLIP WANITA | KLIP KELUARGA | KLIP ANAK CERDAS | KLIP BELIA & REMAJA | KLIP GURU & PENDIDIKAN | KLIP HIKMAH & RENUNGAN |

MENU HIDUP SEHAT DAN KAYA:
| Dunia Spritual dan Kesehatan | Rahasia Menjadi Kaya | Dunia Reseller | Reuse News | Pustaka Bisnis |

MENU ARDA PENULIS SUKSES:
| Inspirasi Penulis | Rahasia Penulis | Media Penulis | Sosok Penulis | Pustaka Penulis |

MENU AKADEMI PEMBERANTASAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG:
| Dunia P2B2 | Dunia NYAMUK | Dunia LALAT | Dunia TIKUS | Dunia KECOA | Pustaka P2B2 |

MENU AKADEMI KESEHATAN LINGKUNGAN:
| Inspirasi ARDA | Dasar KESLING | P.Sampah | Tinja & Aair Limbah | Binatang Pengganggu | Rumah & Pemukiman Sehat | Pencemaran Lingkungan Fisik | HYPERKES | Hygiene Sanitasi Makanan | Sanitasi Tempat Umum | Air Bersih | Pustaka Kesehatan |

MENU MIQRA INDONESIA:
| Home Inspirasi | Opini | Optimis | Sehat-Healthy | Keluarga-Family Life | Spirit-Enthusiasm | Ibroh-Wisdom | Jurnalistik | Lingkungan-Environment | Business | BooK | PROFIL | Jurnal MIQRAINDO | Reseller News Indonesia |

DAFTAR KORAN-MAJALAH INDONESIA:
| Pikiran Rakyat | KOMPAS | Galamedia | Republika | Koran Sindo | Bisnis Indonesia | Sinar Harapan | Suara Pembaruan | Suara Karya | Suara Merdeka | Solo Pos | Jawa Pos | The Jakarta Post | Koran Tempo | Media Indonesia | Banjarmasin Post | Waspada | Suara Indonesia Baru | Batam Pos | Serambi Indonesia | Sriwijaya Post | Kedaulatan Rakyat | Pontianak POS | Harian Fajar | Harian Bernas | Bangka Post | Harian Surya | Metro Banjar | Pos Kupang | Serambi Indonesia | Kontan | Majalah Gamma | Majalah Gatra | Majalah Angkasa | Majalah Intisari | Majalah Info Komputer | Majalah Bobo | Majalah Ummi | Majalah Sabili | Majalah Parentsguide | Majalah Suara Muhammadiyah | Majalah Amanah | Majalah Tabligh | Majalah Insight |Majalah Annida | Majalah Network Business | Tabloid PC+ | Majalah Komputer Easy | Tabloid NOVA |Loka Litbang P2B2 Ciamis |


MIQRA INDONESIA GROUP
Kantor Pusat
: Jl. Raya Panganadaran Km.3 Pangandaran Ciamis 46396
Telp. (0265) 630058
Copyright © 2006-2010, Miqra Indonesia,
Email : miqra_indo@yahoo.co.id
Homepage : http://www.miqra.blogspot.com/
Design by Arda Dinata,
Wong Tempel Kulon - Kec. Lelea - Kab. Indramayu - Indonesia